hari ini aku janjian sama Yudhistemon untuk Online bareng… tapi ketika tiba waktunya.. Temon justru sedang sibuk.
” Nda.. tak bisa Online, kalau mallam gimana?”
aufff… malam.. aku mungkin tidur, dan Temon harus kerumah pakdhe untuk tahlilan.
kadang perasaan ingin marah itu muncul… tapi apa hakku memarahi Temon yang nyata2 bekerja keras, membagi waktu untuk liputan, meng-edit berita tiap sore dan menemui kawan-kawannya dan menemui ibu yang tengah sakit dan mengupayakan pengobatannya
sebenarnya sering aku merasa bersalah pada Temon… dia begitu bekerja keras, sangat ketat mengatur waktunya, tetapi masih sempat menyisihkan sedikit waktunya untuk sekedar menelponku setiap hari, menceritakan apa yang terjadi dalam sehari… tapi apa yang kulakukan??
banyak waktuku yang tersia2
aku begitu menghamburkan waktu yang ada untuk hal-hal yang tak berguna, sekedar bermain-main, waktu di kantor pun akhir-akhir ini tidak optimal, proyek2 pribadi banyak yang terbengkalai. aku sepertinya terlena dengan apa yang ada… kenerjaku benar-benar drop entah apa penyebabnya .. aku sendiri tentu saja.. aku tak mungkin menyalahkan sepenuhnya lingkunganku.. juga orang2 disekitarku.
Gagal online hari ini sekedar untuk melihat wajah Temon dan keluarga di jawa cukup untuk menyentil kupingku, mengetuk hatiku.. apa yang kulakukan akhir2 ini tak lebih sekedar menghambur-hamburkan waktu yang ada, tak sedikitpun berupaya mengoptimalkan apa yang kupunya…
makasih Temon.. mengingatkanku walau tak terucap…maafkan aku yang tak bersungguh-sungguh menjalani hidupku
aku berjanji akan berubah.. demi diriku, dirimu serta semua yang kita sayangi
Filed under: celoteh








Ahhhg….jangan-jangan sang MELATI lagi TERSANJUNG…oleh kehadiran TEMON..haaaaaaaa…
haiiiiiyyyoooooohhhh…Ngaku…ngaku…
Oh, MELATI lagi Kasmaran dengan kehadirannya sang Kumbang.
Turut bergembira.
ora om .. rada di tampar wae.. rumangsa salah karo temon sik umbelen