Rindu Kehadiran-Mu

Beberapa kali kuputar lagu Ebiet, berulang kali air mata tercurah, menyeruak semua khilaf dan dosa, membayang dipelupuk mata… dan air mata itu pula yang menjadi penyulut harap… Allah..

aku ingin meminang Engkau, sekiranya Engkau senantiasa bersemayam dalam hatiku dan menjaga pelita hidupku agar selalu ingat di jalan-Mu

thanks buat seseorang yang memberikan lagu Ebiet ini

Betapun jauhnya aku mengembara tak dapat kulepaskan
SuaraMu berbisik lewat kedalaman jiwa
Ketika ombak di lautan melambung, memecah keheningan
Aku rindu kehadiranMu meski hanya lewat mimpi

Kukirimkan untaian kata indah dalam nyanyian
lewat matahari, rembulan, dan taburan bintang
Kauberikan cintaMu maha luas bak bentangan samudera
Kuarungi dengan sujud dan ketulusan

Betapa pun rindunya aku ingin bertemu denganMu
Terasa panjang hari-hari yang harus kulewati
Betapa banyak kanvas kugores lukisan wajahMu
Namun tak dapat kureka keteduhanNya

Kukirimkan untaian kata indah dalam nyanyian
lewat matahari, rembulan, dan taburan bintang
Kauberikan cintaMu maha luas bak bentangan samudera
Kuarungi dengan sujud dan ketulusan

Betapa pun rindunya aku ingin bertemu denganMu
Terasa panjang hari-hari yang harus kulewati
Betapa banyak kanvas kugores lukisan wajahMu
Namun tak dapat kureka keteduhanNya

Leave a Reply