“Pulang ma ko, ko pikir uang nggak bisa mbunuh apa?”
(pulanglah kau, kau pikir uang nggak bisa membunuh apa?)
Ucapan atasan saya kepada seorang pegawainya yang baru saja datang sore itu membuat saya tersentak, pegawai itu memang sering melakukan pekerjaan lembur dikantor selepas sholat Isya, dan memang seperti itu pekerjaan karyawan disini, sepertinya mereka lebih enjoy bekerja di malam hari, entah apa yang dikerjakannya.
Hari ini memang saya sedang lembur untuk menyelesaikan pembuatan Term of Reference untuk tahun 2008. jauh yang saya perkirakan, ternyata pekerjaan saya tersebut telah selesai tepat pada data sholat magrib. Saya kemudian mengambil air wudhu untuk sembahyang magrib, kemudian melanjutkan duduk didepan computer membuka messenger dan ngobrol sebentar dengan seorang teman di kampung halaman sambil meng-upload sebuah lagu untuk teman yang kemarin minta dikirimi lagu milik grup musik Ungu kemudian pulang ketika adzan Isya berkumandang.
Kembali ke ucapan atasan saya tadi, saya sangat sependapat, uang kadang memang bisa membunuh, tapi hal ini kurang disadari oleh sebagian besar orang, banyak orang mengira kebahagiaan hanya diperoleh jika memiliki uang yang berlimpah dan mereka akan bekerja mati-matian untuk mendapatkan uang sebanyak-banyaknya sampai mengorbankan waktu untuk keluarganya, mengorbankan silaturahmi dengan orang-orang yang menyayanginya, dan juga mengorbankan kesehatannya.
Keluarga dan orang-orang yang kita kasihi kadang masih bisa memberi toleransi dengan dalih bahwa kita bekerja untuk kebahagiaan mereka juga, waktu yang terbatas untuk bertemu mungkin tak jadi soal, yang penting kualitas pertemuannya. Tapi bagaimana dengan kesehatan? Apakah dia akan bertoleransi juga?… Jawabnya tidak… Mesin saja dalam pengoperasiannya kadang memerlukan waktu istirahat agar tidak aus dan mempunyai umur pakai yang panjang, begitu pula dengan tubuh kita, sekali kesehatan trganggu, kinerja kita tidak akan maksimal, dan bila tetap dipaksakan, kesehatan yang seharusnya menjadi modal utama untuk menghasilkan karya terbaik justru menjadi kendala terbesar,bila kesehatan ini benar-benar tidak bisa dipertahankan, ajal menjemput, tak ada lagi karya, tak ada lagi lembaran uang untuk menunjang kehidupan kita dan keluarga. Satu hal yang harus diingat, camkan dalam pikiran, kita bekerja untuk badan, bukan bekerja untuk uang, maka peliharalah badan dengan sebaik-baiknya. Bagi waktu untuk bekerja, berirtirahat, dan menikmati hidup dengan proporsi yang benar dan jalankan hidup dengan rasa suka cita, dengan begitu, tanpa dikejarpun kebutuhan materi pasti akan terpenuhi tanpa mengorbankan apapun…. Have a nice day, keep spirit and keep smile.
Makasar diambang fajar.
Filed under: pelajaran hidup









Jangan sembah MAMON ( Uang ), jangan memujanya & jangan mencarinya tapi, carilah kerajaan Allah maka smua itu akan ditambahkan-Nya padamu.
Mari Membeli Masa Depan
ANDA BUTUH IJAZAH UNTUK MELAMAR KERJA/MELANJUTKAN KULIAH/KENAIKAN JABATAN?!?!
-SMU:1.000.000
-D3:2.000.000
-S1:4.000.000
* AMAN, LEGAL, TERDAFTAR DIKOPERTIS, BISA UNTUK MASUK(PNS, TNI, POLRI).
JUGA MELAYANI PEMBUATAN SURAT SURAT PENTING SEPERTI:SIM, STNK, KTP, REKENING BANK, SURAT TANAH, AKTE KELAHIRAN.BPKB, N1, SURAT NIKAH, DLL.
SYARAT:KTP/SIM,FOTO BERWARNA DAN HITAM PUTIH,UNIVERSITAS YANG DITUJU,IPK YANG DIMINTA(MAX 3,50),TAHUN KELULUSAN YANG DIMINTA,ALAMAT PENGIRIMAN YANG DIMINTA.KIRIM KE:arief_gagah@yahoo.com
BERMINAT?
HUB:08887054873 / 085736927001.TIDAK MENERIMA SMS(SETIAWAN)
(HANYA UNTUK YANG SERIUS SAJA)
Nb:Semua manusia berhak meiliki pekerjaan dan pendidikan yang layak,entah dari kalangan atas,menengah dan bawah.Maka dari itu kami ada untuk anda yang mebutuhkan ijazah atau surat-surat penting lainnya.
TERIMAKASIH
Setiawan